10 Manfaat Program Sertifikasi Dalam Dunia Kerja

Persaingan dunia kerja semakin sengit dan ketat di berbagai wilayah yang ada di seluruh dunia. Hal ini dibarengi dengan modernisasi peralatan dan teknologi secara global. Sebagian orang dapat memanfaatkan berbagai kemutakhiran teknologi untuk berkembang dan mengembangkan sayap usahanya, namun sebagian orang yang tidak begitu menguasai teknologi canggih harus semakin terhimpit dengan persaingan yang ada.

Berbagai cara dan metode dilakukan semua orang untuk dapat memenangkan persaingan, namun hal ini tidak cukup karena kebanyakan menggunakan cara yang sama dan terbatas. Namun, program sertifikasi adalah salah satu program yang diciptakan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kemampuan yang dimilikinya melalui serangkaian kegiatan yang pada akhirnya dibuktikan dengan sertifikat. Sertifikat-sertifikat profesi tersebut memiliki keistimewaan dan fungsinya sendiri-sendiri. Berikut ini adalah 10 manfaat mengikuti program sertifikasi.

Baca juga: 15 Hal Mengenai Pelatihan Kerja yang Mesti Anda Tahu

1. Sebagai Tanda Terlatih/Berkualifikasi

Program sertifikasi yang berkualitas tentu akan secara ketat melakukan kegiatan mereka agar para peserta yang lolos adalah mereka yang benar-benar mengikuti serangkaian kegiatan dari awal hingga akhir dengan nilai di standar yang ditetapkan. Ada banyak program yang bisa ditemukan diberbagai tempat dengan akreditasi penyelenggara yang berbeda-beda. Semakin tinggi akreditasi atau kualitas penyelenggaranya, maka sertifikat yang dikeluarkannya pun akan semakin diakui oleh banyak perusahaan, kalangan profesional, ataupun masyarakat umum.

2. Program Sertifikasi Menambah Kepercayaan Klien

Seseorang akan cenderung mempercayai badan usaha atau seseorang yang memiliki bukti bahwa ia berkualifikasi dan memenuhi persyaratan sebagai profesional di bidangnya. Semakin banyak program sertifikasi profesi berkualitas yang pernah dilalui seseorang, maka akan semakin menambah kepercayaan klien.

3. Memenuhi Persyaratan Untuk Mendapatkan Pekerjaan

Berbagai perusahaan raksasa yang menawarkan gaji tinggi bagi para karyawannya tentu mengharuskan calon karyawan mereka untuk memiliki keahlian tertentu sesuai dengan bidang atau posisi yang ditawarkan. Keahlian ini tidak dibuktikan secara langsung, namun melalui sertifikat yang dimiliki oleh seorang karyawan. Misal dalam prakteknya, ketika seseorang ingin bergabung di perusahaan akuntansi kelas dunia sebagai auditor, maka syarat utamanya adalah memiliki ijazah S1 Akuntansi. Meskipun dapat lolos dalam tes seleksi di berbagai tahapan, pada akhirnya, ketika orang tersebut memiliki nilai yang sama dengan pesaingnya, perusahaan akan menentukan kandidat yang terpilih berdasarkan hasil wawancara dan berkas pendukung yang dibawa oleh masing-masing kandidat. Dalam hal ini, orang yang memiliki sertifikat profesi auditor berderajat tertinggi tentu akan memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk masuk ke perusahaan akuntansi raksasa tersebut.

4. Program Sertifikasi Profesi Menjamin Peningkatan Karir

Program sertifikasi dapat menjamin peningkatan karir seseorang dikarenakan sertifikat yang dikeluarkannya berfungsi sebagai tanda bahwa orang tersebut berkualifikasi. Meskipun demikian, terkadang sertifikat tersebut tidak diperlukan karena orang lain telah mengetahui secara pasti kemampuan dari orang yang pernah mengikuti program sertifikasi, sehingga tanpa banyak pertimbangan, ia akan diprioritaskan untuk sebuah promosi jabatan.

5. Meningkatkan Gaji Bagi Karyawan

Tidak semua perusahaan benar-benar menggaji karyawan sesuai dengan kinerja atau lama kerjanya. Hal ini dikarenakan adanya faktor subyektif dari perusahaan, yaitu menghargai seseorang dengan pendidikan tinggi yang telah dicapainya. Namun meskipun demikian, orang-orang yang memiliki sertifikat tertentu juga memiliki ketentuan yang sama yaitu mengenai peraturan dan larangan yang berlaku di tempat kerja.

6. Memenuhi Persyaratan Produk

Program sertifikasi tidak melulu soal peningkatan kemampuan seseorang, namun juga soal klasifikasi produk. Misalnya, untuk dapat mengkomersialkan sebuah makanan ringan, maka produsen haruslah memiliki minimal 1 sertifikat dari BPOM. Dengan sertifikasi ini, maka sebuah produk dinyatakan layak beredar karena telah teruji secara klinis maupun medis.

7. Memenuhi Persyaratan Usaha

Untuk mendirikan sebuah badan usaha, baik CV ataupun PT membutuhkan penilaian objektif dari lembaga yang berwenang. Dalam hal ini, lembaga tersebut akan menilai apakah sebuah badan usaha telah memenuhi persyaratan untuk mendirikan dengan hak kekayaan intelektual atau tidak. Penilaian ini dilakukan mulai dari lokasi usaha, bahan yang digunakan, proses produksi hingga limbah yang dihasilkan apakah berdampak buruk bagi lingkungan atau tidak sama sekali. Selain itu, penilaian juga mencakup aspek pendapatan dan jumlah karyawan yang dimiliki, termasuk siapa pemilik usaha atau orang yang mendanai badan tersebut. Oleh karena itu, sangat penting bagi seseorang untuk meninjau berbagai persyaratan pendirian badan usaha dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik untuk mendapatkan izin usaha atau sertifikasi usaha yang dibutuhkan.

8. Meningkatkan Pemasukan Bagi Pengusaha

Para pengusaha yang memiliki berbagai sertifikasi berkelas atas produk yang dibuatnya atau layanan yang diberikan pada masyarakat, maka akan semakin dihargai dan memiliki nilai tambah di mata masyarakat. Hal inilah yang akan membuat pengusaha tersebut dibutuhkan oleh banyak orang dan dapat menentukan harga yang diinginkan.

9. Program Sertifikasi Menciptakan Persaingan Sehat

Dengan program sertifikasi, maka akan ada keseragaman kualitas antar karyawan di suatu perusahaan, atau antar produk yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Hal ini secara tidak langsung akan menciptakan suasana persaingan sehat dan memicu pertumbuhan usaha yang positif karena orang yang bersertifikasi akan terus meningkatkan kualitas produknya dengan memperhatikan aspek-aspek yang ada.

Misalnya, ketika perusahaan pembuat kaos telah terlalu banyak, dan limbah yang dihasilkan tidak dikelola dengan baik, maka akan memicu salah satu pihak pengusaha untuk dapat mempersiapkan pengolahan limbah di lingkungan internal bisnisnya. Memang bagi konsumen, harga termurah adalah yang mereka cari, namun seiring dengan meningkatnya kondisi ekonomi dan kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan, produk yang diciptakan tanpa merusak lingkungan akan menjadi prioritas pembelian mereka.

10. Menambah Jaringan Bisnis

Ada banyak pihak yang terlibat dan tertarik untuk mengikuti program sertifikasi. Pihak-pihak ini dapat merupakan seorang karyawan, masyarakat umum, ilmuwan dan pengusaha. Program sertifikasi profesi mewadahi dan mempertemukan orang-orang tersebut di tempat dan waktu yang sama atau berdekatan sehingga memungkinkan masing-masing pihak untuk dapat berkomunikasi dan membuat sebuah jaringan bisnis.

Referensi:

Apriana. (2023). Mengapa Program Pelatihan Sertifikasi Profesi Begitu Penting? HRD Spot. Diakses dari: https://hrdspot.com/blog/program-pelatihan-sertifikasi-profesi/

Certiport. The Value of Certification. Certification. Diakses dari: https://certiport.pearsonvue.com/About/The-value-of-certification.aspx

Pinhome. (2022). Sertifikasi. Situs Jual Beli Sewa Properti. Diakses dari: https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/sertifikasi/

Rosani, T. (2022). Strategi Peningkatan Kompetensi Pekerja Pariwisata - Studi Kasus Sertifikasi BNSP Di Bintan. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(8), 2697-2704. https://doi.org/10.47492/jip.v2i8.1147