10 Skill yang Dikembangkan Vendor Training

Sumber daya manusia adalah aset perusahaan yang harus dipelihara dengan baik dan ditingkatkan kemampuannya guna memperoleh nilai tambah positif bagi setiap perusahaan. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, maka akan mempermudah urusan perusahaan dalam mencapai target atau visi yang dicita-citakannya.

Vendor training adalah pihak ketiga yang memfasilitasi proses peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi perusahaan, perseroan atau bahkan hanya secara perseorangan untuk meningkatkan kualitas dirinya. Berikut ini adalah 10 skills atau kemampuan yang dikembangkan Vendor Training bagi para peserta pelatihan:

Cek Disini Daftar Vendor Training Terlengkap!

1. Manajemen Sesuai Kejuruan

Vendor training biasanya akan memiliki konsep yang terarah dan sesuai dengan kebutuhan para pesertanya. Misalnya, jika vendor training tersebut menawarkan tema akuntansi strategis untuk auditor, maka konsep pelatihan akan didesain bagi para auditor dengan menghadirkan metode pembuatan, pengecekan dan perhitungan yang tepat untuk laporan keuangan. Selain itu, mereka juga juga akan mengajarkan cara untuk mengidentifikasi laporan keuangan yang sehat dan yang tidak sehat secara tepat dan akurat serta bagaimana cara untuk mengatasi hal tersebut.

2. Komunikasi

Perusahaan yang maju tentu memiliki aktivitas bisnis yang baik dan lancar pada setiap segmennya. Untuk itu, setiap perusahaan akan menekankan sinergitas pada setiap karyawan yang mereka miliki. Sinergi ini tidak terbentuk hanya dari kedisiplinan pekerja terhadap SOP saja, namun juga dibentuk melalui serangkaian komunikasi efektif dan fleksibel. Vendor training mengasah keterampilan komunikasi karyawan dalam mengungkapkan ide pada saat rapat, menghadapi klien dan konsumen, serta cara untuk berbicara di depan umum yang biasanya bersifat persuasif atau pun informatif.

3. Kemampuan Bekerjasama

Kerjasama adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki seseorang untuk menyelesaikan suatu pekerjaan di perusahaan. Dengan kerjasama yang baik, maka akan menciptakan sinergisitas yang baik diantara para karyawan sehingga dapat menunjang kesuksesan perusahaan. Di bidang bisnis, kerjasama yang baik tercipta ketika dua pihak atau lebih memahami perannya masing-masing dan membentuk kesinambungan atas proses bisnis yang berjalan.

Namun, terdapat banyak faktor yang menjadi penghambat proses kerjasama antar pihak di sebuah perusahaan. Faktor tersebut dapat berupa faktor teknis dan non teknis atau faktor subyektif, yaitu hubungan interpersonal antar satu pihak dengan pihak lain yang dapat berpengaruh dalam menciptakan sinergisitas. Oleh karena itu, selain mengajarkan bagaimana untuk memegang teguh nilai-nilai kerjasama, vendor training juga akan mengajarkan bagaimana cara untuk menjadi profesional yang dapat mengatasi permasalahan teknis dan mengesampingkan faktor-faktor subyektif antar pihak.

4. Kemampuan Presentasi

Presentasi adalah bagian dari public speaking yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, gagasan, materi atau ide dari seseorang pada orang lain. Presentasi tidak sebatas hanya pada saat rapat internal, namun juga pada saat akan melakukan proses negosiasi dengan pihak klien atau konsumen yang berpotensi membeli suatu produk. Vendor Training akan melatih para peserta pelatihan agar terampil dalam presentasi sehingga mereka mampu menyampaikan ide atau gagasannya secara efisien dan efektif sehingga dapat mempengaruhi orang lain yang dipresentasikan.

5. Kedisiplinan

Dalam proses pelatihan, para peserta akan dididik dan dilatih dengan metode yang telah dipersiapkan oleh pihak vendor training. Proses pelatihan yang baik biasanya akan berjalan sesuai rencana dan terarah. Tujuannya agar para peserta memahami pentingnya kedisiplinan dalam segala aktivitas yang mereka jalankan masing-masing.

6. Fleksibilitas & Inisiatif

Meskipun kedisiplinan adalah faktor terpenting dalam kegiatan di perusahaan, namun faktor penting lain yang tidak boleh ketinggalan adalah fleksibilitas dan inisiatif. Fleksibilitas adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan persoalan dengan salah satu dari banyak cara yang terdapat dalam SOP. Sedangkan inisiatif adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah ketika terjadi hal yang di luar kendali atau bahkan di masa-masa kritis yang mungkin tidak diperkirakan.

7. Kepemimpinan

Untuk dapat berkembang dan memiliki karir yang baik, seorang karyawan tentunya harus memiliki kualifikasi tertentu di posisi yang lebih tinggi. Tidak hanya hardskill, kepemimpinan lebih membutuhkan soft skill yang bertujuan untuk mengefektifkan segala upaya dalam rangka membangun kerjasama dengan orang lain. Vendor training mengakomodasi berbagai macam metode untuk mengasah para pesertanya dalam mengembangkan softskill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemimpin.

8. Perencanaan Dan Strategi

Membangun suatu perencanaan dan strategi adalah salah satu kebutuhan di masing-masing departemen yang ada di perusahaan. Semakin baik perencanaan dan tajam strategi yang dibuat, maka akan semakin berpeluang besar dalam mensukseskan misi perusahaan. Dalam hal ini, vendor training akan menyelenggarakan pelatihan yang paling efektif dan relevan dengan metode pembelajaran dan pelatihan mereka masing-masing.

9. Mengukur Resiko

Resiko adalah unsur tidak pasti yang mengandung konsekuensi atas apa yang akan dilakukan. Tingkat resiko memiliki variasinya masing-masing dan strategi tertentu untuk dapat menangani permasalahan tersebut. Melalui vendor training, para peserta akan diajarkan berbagai metode dan perhitungan tertentu yang dapat membantu untuk mengukur tingkat resiko yang mungkin akan dihadapi jika perusahaan menggunakan rencana A atau rencana B atau rencana-rencana alternatif lainnya.

10. Membuat Langkah Strategis

Bisnis adalah proses yang dinamis, artinya dapat berubah-ubah di setiap waktunya. Untuk itu, seorang karyawan dan profesional harus bisa membaca situasi dan berpikir secara kritis untuk memutuskan strategi mana yang akan dijalankan. Oleh karena itu, vendor training yang berkualitas tinggi akan melatih intuisi mereka supaya tidak salah dalam mengambil keputusan.

Referensi:

ALC. (2021). Cara Mencari Training Vendor Terbaik Di Indonesia. ALC Leadership Management. Diakses dari:

https://alcleadershipmanagement.com/training-vendor-terbaik-indonesia/

Jasmin, H. (2018). Pengaruh User Training, Vendor Support Dan Change Management Terhadap Kontrol Manajemen Dalam Pengimplementasian Sistem ERP. Skripsi. Universitas Trisakti: FEB.

Marwansyah. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: CV Alfabeta.

Noer, M. (2019). Jenis Vendor Training di Indonesia. Diakses dari: https://presenta.co.id/seputar-pelatihan/jenis-vendor-training-indonesia/

Putri, R. K., Sutari, W., & Lalu, H. (2018). Perancangan Prosedur Pelatihan Pegawai Sesuai Requirement ISO 9001:2015 Klausul 7.2. Dengan Risk Based Thinking Menggunakan Metode Business Process Improvement (Studi Kasus: Universitas XYZ), 5(1), 27-36. http://jurnal.umj.ac.id/index.php/jisi