Begini Cara Menyikapi Generation Gap di dalam Ruang Kerja

Insight Jan 19, 2026

Kini kantor dan ruang kerja dipenuhi oleh karyawan dari berbagai generasi. Tak pelak ini menyebabkan terjadinya generation gap mengingat situasi dan kondisi dalam perkembangan diri sangat berbeda satu sama lain. 

Misalnya Baby Boomer yang lahir 1946-1964 dan Generasi X (1965-1976) yang belum mengenal PC maupun email ketika bekerja. Mereka akan lebih menyukai komunikasi tatap muka daripada dunia maya. 

Kemudian ada generasi Z yang sudah mengenal teknologi. Kita yang lahir sebagai generasi Z umumnya tidak mengenali dunia sebelum adanya internet.

Melihat perbedaan teknologi tersebut memperlihatkan bahwa salah satu kendala adanya generation gap adalah cara dalam berkomunikasi. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Apa yang Dimaksud dengan Generation Gap?

Sebelum masuk ke dalam cara mengatasi generation gap, mari kita ulas dulu definisi dari generation gap. Jadi generation gap adalah kondisi miskomunikasi ataupun gagal dalam pemahaman yang dipicu oleh adanya perbedaan generasi. 

Adanya perbedaan komunikasi tersebut akan menyebabkan penyelesaian pekerjaan menjadi terhambat. 

Menyamakan persepsi antara generasi dalam ruang kerja menjadi penting di sini agar gap komunikasi tidak semakin membesar dan membuat lingkungan kerja kacau. Kemudian menimbulkan konflik.


Cara Mengatasi Generation Gap 

Ada beberapa cara untuk kita bisa mengatasi generation gap. Cara mengatasi generation gap adalah:

1. Memperhatikan Bias Diri 

Kita pasti mempunyai bias terhadap banyak aspek. Bias tersebut umumnya dipengaruhi oleh usia. Ingat, bias setiap orang itu berbeda-beda ya. 

Jadi untuk mengatasi generation gap adalah dengan memahami apa saja yang menjadi bias kita. 

Misalnya, kita tidak boleh berasumsi bahwa seseorang mempunyai wawasan yang kurang hanya karena dia tidak memahami apa yang kita ketahui. 

Hal tersebut berlaku sebaliknya. Hanya karena kolega kita mempunyai pengalaman yang berbeda, bukan berarti kita juga mempunyai wawasan yang sedikit. 

Untuk menerapkannya kita bisa coba mengajak kolega melakukan diskusi bermacam-macam topik sesuai dengan sudut pandang masing-masing. 

Kita perlu memahami sudut pandang rekan kerja kita. Walaupun mungkin berbeda dengan cara pandang kita. Dengan demikian, kita jadi dapat belajar untuk memahami satu sama lain. 

2. Rajin Melakukan Komunikasi 

Dalam mengatasi generation gap kita juga perlu rajin-rajin melakukan komunikasi dengan kolega. Apalagi jika terjadi kesenjangan dalam satu tim. 

Dengan rajin berkomunikasi, kita akan lebih memahami karakter dari rekan kerja. Misal apa yang disukai dan tidak disukai. Sehingga kita dan rekan kerja dapat beradaptasi agar kesenjangan tersebut tidak sampai memengaruhi jalannya pekerjaan.

Selain komunikasi secara organik, komunikasi antar generasi juga bisa tercipta dengan adanya training di kantor. Dari kegiatan ini, biasanya akan tercipta komunikasi - komunikasi yang didasari oleh kepentingan yang sama, yaitu sama - sama dalam kebutuhan mencari ilmu dan skill baru dari training di kantor.

3. Saling Membimbing 

Ingat, setiap generasi mempunyai keunikan dan kelebihannya sendiri. Maka dari itu mengatasi generation gap adalah dengan cara saling membimbing satu sama lain. 

Misalnya generasi baby boomer yang sudah punya pengalaman banyak di dunia kerja bisa membimbing generasi di bawahnya mengenai kepemimpinan. 

Kemudian generasi milenial yang sudah mempunyai kemampuan dalam teknologi, bisa membimbing pemakaian teknologi. 

Dengan demikian setiap generasi akan mendapatkan manfaat timbal balik. Hubungan interpersonal juga menjadi lebih kuat. 

4. Menetapkan Ekspektasi pada Tugas Kantor 

Penetapan ekspektasi yang tepat dan jelas pada tugas dan peran akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif. 

Selain itu, penetapan ekspektasi juga bisa menguntungkan perusahaan karena mendukung mulusnya pembelajaran dan penyesuaian peran. 

Ekspektasi yang sangat jelas juga membantu kita dalam menghadapi masalah karena adanya generation gap. 

Untuk melakukannya, pastikan ekspektasi kita dalam batas yang wajar dan logis. Tentunya dengan mempertimbangkan perbedaan. Sehingga tidak memunculkan perdebatan. 

5. Mengapresiasi Pekerjaan 

Memberikan apresiasi hasil pekerjaan kepada kolega bisa membantu mengatasi perbedaan generasi. 

Apabila kita punya atasan yang usianya sangat jauh jaraknya, tidak perlu ragu untuk memberikan ucapan terima kasih terkait bimbingan yang mereka berikan. 

Sementara itu jika kita mempunyai bawahan yang muda, maka berikan pujian dan ucapan terima kasih karena sudah bekerja keras demi menyelesaikan target pekerjaan. 

6. Berusaha Membaur dengan Kolega Berbagai Generasi 

Salah satu tantangan generation gap adalah rekan kerja yang cenderung berinteraksi dengan rekan segenerasi. 

Lebih baik hal ini dihindari karena interaksi antar generasi akan membantu kita untuk mengatasi adanya generation gap. 

Ketika kita lebih membaur, maka akan banyak kesempatan untuk saling mengisi dan peduli satu sama lain. 

7. Memfokuskan Kesamaan Diri  

Sebaiknya kita fokus pada hal-hal yang menjadi kesamaan dengan rekan kerja kita. Walaupun usia kita berbeda dengan rekan kerja tersebut, tetapi adanya kesamaan diri bisa menciptakan lingkungan kerja yang lebih fleksibel dan terbuka. 


Selain menerapkan beberapa tips di atas, agar semakin maksimal kita bisa menerapkan training di kantor. Misalnya dengan mengikuti pelatihan yang disediakan oleh PasarTrainer. 

Terdapat berbagai pelatihan untuk mengatasi generation gap.Misalnya dengan mengikuti Building Effective Collaboration Across Multi Generations.

Selain itu ada juga Managing Strawberry Generation with Purpose Driven Work Culture, dan Creative Problem Solving & Idea Generation, dan banyak program - program training lainnya hanya di PasarTrainer.


Referensi:

glints.com - generation gap di kantor


jakartaconsulting.com - tips langkah mudah mengatasi generation gap


glints.com - menghadapi generation gap di kantor


www.idntimes.com - kerja tak seirama, ini 5 cara atasi generation gap di kantor


binus.ac.id - communication gap di tempat kerja

Tags

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.