Penyebab Kebocoran Data, Dampak dan Cara Mencegahnya

Era digital memang memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun di balik kemudahan tersebut, ada ancaman kebocoran data yang bisa menyebabkan kerugian financial hingga penyalahgunaan identitas.

Kebocoran data merupakan pengungkapan informasi pribadi, sensitive dan rahasia secara tidak sah. Insiden ini bisa terjadi karena disengaja maupun tidak disengaja. Data yang bocor tersebut berpotensi disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung sehingga membawa kerugian bagi kita.

Lantas, apa yang menyebabkan data bisa bocor dan bagaimana cara mencegahnya? Simak informasi lengkapnya berikut ini!

Penyebab Kebocoran Data

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan data atau informasi penting bocor dan disalahgunakan. Berikut di antaranya:

1. Serangan Siber

Serangan siber dilakukan oleh peretas dengan menggunakan beragam teknis seperti malware, phishing dan ransomware untuk mencuri data seseorang. Contohnya, saat kita tanpa sadar mengklik tautan di internet yang sudah terinfeksi malware.

2. Kelemahan Sistem Keamanan

Peretas biasanya memanfaatkan sistem keamanan yang lemah untuk dapat mengakses informasi pribadi. Kondisi ini bisa terjadi karena kurangnya pembaruan perangkat lunak serta pengaturan keamanan yang tidak memadai.

3. Human Error

Human error termasuk penyebab kebocoran informasi yang tidak disengaja. Contohnya kesalahan dalam mengatur privasi atau mengirim email yang salah bisa menjadi penyebabnya bocornya data pribadi.

Dampak Kebocoran Data yang Perlu Diwaspadai

Data pribadi yang tersebar secara tidak sah bisa menimbulkan berbagai dampak negatif. Berikut di antaranya:

1. Kerugian Finansial

Kebocoran informasi dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar. Jika kebocoran informasi terjadi perusahaan, perusahaan dapat terkena denda dan harus ganti rugi kepada pelanggan. Contoh lain, kebocoran informasi pribadi bisa dimanfaatkan peretas untuk akses akun bank kita dan menguras tabungan yang ada didalamnya.

2. Hilangnya Kepercayaan Pelanggan

Data pelanggan yang bocor, bisa membuat kepercayaan publik menjadi menurun. Hal ini dapat menyebabkan pelanggan tidak lagi merasa aman sehingga memutuskan untuk meninggalkan perusahaan.

3. Tuntutan Hukum

Perlindungan data saat ini telah diatur dalam undang-undang yang ketat. Jika sampai terjadi data breach, perusahaan atau individu bisa dikenakan tuntutan hukum atau denda atas kesalahan tersebut.

4. Penyalahgunaan Identitas

Data pribadi yang bocor sangat berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggungjawab untuk melakukan penyalahgunaan identitas. Pelaku kejahatan bisa saja memanfaatkan data tersebut untuk melakukan tindakan kriminal seperti penipuan onlin hingga pinjaman fiktif atas nama kita.

Cara Mencegah Kebocoran Data

Untuk menghindari bahaya dan dampak dari bocornya data secara tidak sah, ada beberapa cara pencegahan yang bisa kita lakukan. Berikut di antaranya:

1. Gunakan Password yang Kuat

Password yang kuat membuat peretas sulit menebak dan membobol akun kita. Password yang kuat bisa terdiri dari kombinasi huruf besar dan kecil, angka serta simbol. Hindari penggunaan password yang mudah ditebak seperti gabungan angka berurutan (123456).

2. Gunakan MFA

Multi Factor Authentication (MFA) merupakan tindakan menambahkan lapisan keamanan yang bisa jadi salah satu cara untuk mencegah kebocoran informasi. Dengan langkah ini, diperlukan kode verifikasi yang dikirimkan melalui ponsel atau email untuk akses login.

3. Update Perangkat Lunak Secara

Update perangkat lunak dan sistem operasi secara berkala bisa meningkatkan sistem keamanan. Dalam setiap update, pengembang juga mencakup patch keamanan yang penting untuk memberikan perlindungan sistem dari potensi ancaman.

4. Disaster Recovery Center

DRC atau Disaster Recovery Center memiliki peran penting untuk mencegah dampak lebih lanjut dari bahaya kebocoran informasi. DRC juga dapat memastikan proses pemulihan data yang lebih cepat.

5. Monitoring Secara Rutin

Untuk mencegah risiko terjadinya kebocoran informasi, perlu dilakukan audit dan monitoring sistem keamanan secara berkala. Tujuannya agar tidak ada celah yang terlewat dan dapat membantu mendeteksi jika ada upaya serangan.

Bagaimana Jika Terjadi Kebocoran Data?

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan jika mengalami kebocoran data untuk meminimalisir dampak dan kerugiannya. Berikut di antaranya:

1. Segera Isolasi Sumber Kebocoran

Jika menemukan upaya serangan, sebaiknya segera identifikasi dan tutup akses ke sumber kebocoran tersebut. Langkah ini untuk menghentikan penyebaran data yang lebih jauh. Caranya dengan menonaktifkan akun yang diretas, memutus akses jaringan atau memutus operasi server yang terkena dampak.

2. Evaluasi data yang Bocor

Langkah selanjutnya jika mengalami kebocoran informasi adalah segera lakukan investasi untuk mengetahui jumlah dan jenis data yang bocor. Langkah ini berguna untuk mengetahui seberapa besar dampak kebocoran dan menentukan tindak lanjut yang tepat.

3. Perbaiki Keamanan

Hal yang bisa dilakukan jika mengalami kebocoran data selanjutnya adalah segera perbaiki dan perkuat sistem keamanan. Caranya bisa dengan memperbarui perangkat lunak, memperketat kebijakan akses, menerapkan MFA, serta melakukan monitoring sistem keamanan secara keseluruhan.

Amankan Data dari Risiko Kebocoran dengan Pelatihan Cyber Security PasarTrainer

Kebocoran data merupakan masalah serius yang bisa menyebabkan dampak dan kerugian bagi individu maupun perusahaan. Maka dari itu, diperlukan langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk menghindari risiko kebocoran informasi.

Lindungi aset digital berharga dengan solusi keamanan siber yang canggih melalui Pelatihan Cyber Security and Data Privacy Protection Content di PasarTrainer. Program ini dirancang untuk memastikan semua orang dapat mengidentifikasi, mengurangi dan melaporkan jika menemukan potensi ancaman cyber.


Referensi:

dcloud.co.id - Penyebab Kebocoran Data, Dampak, dan Langkah-Langkah Pencegahannya


kominfo.batam.go.id - 8 Tips untuk Mencegah Kebocoran Data Pribadi


csirt.teknokrat.ac.id - Mengapa Kebocoran Data Bisa Menjadi Bencana Bagi Bisnis